- DJ Kool Herc (lahir pada tahun 1955),penemu daripada teknik breakbeat,adalah "the father of hip hop culture",bapak dari budaya hip hop.
- Grandmaster Flash (lahir pada tahun 1958), salah seorang pioner terbaru pada hip-hop DJing, cutting, and scratching.Menciptakan teknik Quick Mix dimana mengijinkan seorang DJ,memperpanjang sebuah "break" menggunakan dua kopi rekaman yang sama;dimana sangat esensial dengan ditemukannya turntablism modern
- Afrika Bambaataa (born 1960), instrumental dalam perkembangan hip hop dari sejak lahir di Bronx selatan sampai sukses di kancah internasional.Menciptakan track hip hop pertama dengan dilengkapi synthesizers; "The godfather of Hip Hop".
- Jam Master Jay (1965-2002), pendiri dan DJ dari Run-DMC, salah satu grup hip hop paling inovatif dari masa ke masa.
- Eric B. (born 1965), setengah dari duo Eric B. & Rakim,mempopulerkan sampel funky hip hop James Brown di akhir 1980-an.
- Terminator X (born 1966), DJ dari grup hip hop paling berpengaruh yaitu Public Enemy.
- DJ Qbert (lahir pada tahun 1969),anggota pendiri dari grup turntablism, adalah seorang Invisibl Skratch Piklz dan pemenang tiga kali International DMC Award.
- Mix Master Mike (lahir pada tahun 1970), DJ yang terampil dari grup Beastie Boys, pemenang tiga kali dari International DMC Turntablism Award.
- DJ Jazzy Jeff (lahir pada tahun 1965), adalah DJ Jazzy Jeff and the Fresh Prince (yang juga membantu Will Smith dalam usaha solo karirnya)
.HipHop,RnB,.
Menu
Selasa, 07 Desember 2010
DJ-DJ Hip Hop terkenal DJ-DJ Hip Hop terkenal
Pranala luar Pranala luar
- (id) IndoDJ Indonesian DJ Entertainment & Community Portal.
- (en) Digital Vertigo , Berita dan forum diskusi DJ.
- (en) DJForums Aneka informasi tentang DJ dan komunitas online.
- (en) DJMoves
- (en) DiscJockey101
- (en) DanceFrontDoor
- (en) Trugroovez
DJ-DJ Klub yang terkenal DJ-DJ Klub yang terkenal
- David Mancuso (lahir pada tahun 1944), penggagas dari pesta bawah tanah New York City pertama dengan nama The Loft.
- Francis Grasso (1948-2001), memperkenalkan beberapa teknik DJ terbaru, termasuk beatmatching dan slip-cueing.
- Larry Levan (1954-1992), seorang prolific re-mixer dan DJ di The Paradise Garage
- Frankie Knuckles (lahir pada tahun 1955), bapak dari house music.
- Paul Oakenfold (born 1963), produser rekaman inggris,remixer,dan salah satu DJ yang terkemuka didunia,dinobatkan menjadi megabintang DJ
- Tiesto (Lahir pada tahun 1969), salah seorang DJ aliran "musik trance",dipilih oleh majalah DJ Magazine's sebagai DJ nomer satu untuk tahun 2004
- Keoki (lahir pada tahun 1969), seorang musisi musik techno terkenal, difilmkan dalam film Party Monsterpada tahun 2003.
Apa yang dilakukan oleh seorang DJ Apa yang dilakukan oleh seorang DJ
Aksi fisik daripada seorang DJ adalah memilih dan memainkan rekaman-rekaman suara disebut deejaying, atau DJing dan cakupan kesempurnaan dari memainkan secara sederhana satu seri rekaman-rekaman (terkait pengacaraan, atau menyusun sebuah daftar putar, sampai memanipulasi rekaman-rekaman, menggunakan berbagai teknik seperti audio mixing, cueing, phrasing, cutting, scratching, dan beatmatching, atau sering juga mengacu pada membuat komposisi musik asli.
Asal mula DJ Asal mula DJ
Istilah DJ ini pertama kali digunakan untuk menggambarkan seorang peyiar radio yang akan memperkenalkan dan memainkan rekaman gramophone yang populer. Rekaman pada media ini, juga dikenal sebagai "cakram" dimana dalam industri ini dimainkan oleh peyiar-penyiar radio, oleh karena itu nama disc jockey dan selanjutnya lebih akrab dikenal sebagai DJs atau deejays. Sekarang karena berbagai faktor, termasuk musik yang dipilih, para pendengarnya, penyetelan kinerja, media yang digunakan dan perkembangan dari manipulasi suara, telah menghasilkan berbagai macam teknik DJ.
Fungsi grafiti Fungsi grafiti
- Bahasa rahasia kelompok tertentu.
- Sarana ekspresi ketidak puasan terhadap keadaan sosial.
- Sarana pemberontakan.
- Sarana ekspresi ketakutan terhadap kondisi politik dan sosial.
Grafiti pada zaman modern Grafiti pada zaman modern
Adanya kelas-kelas sosial yang terpisah terlalu jauh menimbulkan kesulitan bagi masyarakat golongan tertentu untuk mengekspresikan kegiatan seninya. Akibatnya beberapa individu menggunakan sarana yang hampir tersedia di seluruh kota, yaitu dinding.
Pendidikan kesenian yang kurang menyebabkan objek yang sering muncul di grafiti berupa tulisan-tulisan atau sandi yang hanya dipahami golongan tertentu. Biasanya karya ini menunjukkan ketidak puasan terhadap keadaan sosial yang mereka alami.
Meskipun grafiti pada umumnya bersifat merusak dan menyebabkan tingginya biaya pemeliharaan kebersihan kota, namun grafiti tetap merupakan ekspresi seni yang harus dihargai. Ada banyak sekali seniman terkenal yang mengawali kariernya dari kegiatan grafiti.
Pendidikan kesenian yang kurang menyebabkan objek yang sering muncul di grafiti berupa tulisan-tulisan atau sandi yang hanya dipahami golongan tertentu. Biasanya karya ini menunjukkan ketidak puasan terhadap keadaan sosial yang mereka alami.
Meskipun grafiti pada umumnya bersifat merusak dan menyebabkan tingginya biaya pemeliharaan kebersihan kota, namun grafiti tetap merupakan ekspresi seni yang harus dihargai. Ada banyak sekali seniman terkenal yang mengawali kariernya dari kegiatan grafiti.
Sejarah graffiti Sejarah graffiti
Kebiasaan melukis di dinding bermula dari manusia primitif sebagai cara mengkomunikasikan perburuan. Pada masa ini, grafitty digunakan sebagai sarana mistisme dan spiritual untuk membangkitkan semangat berburu.
Perkembangan kesenian di zaman Mesir kuno juga memperlihatkan aktivitas melukis di dinding-dinding piramida. Lukisan ini mengkomunikasikan alam lain yang ditemui seorang pharaoh (Firaun) setelah dimumikan.
Kegiatan grafiti sebagai sarana menunjukkan ketidak puasan baru dimulai pada zaman Romawi dengan bukti adanya lukisan sindiran terhadap pemerintahan di dinding-dinding bangunan. Lukisan ini ditemukan di reruntuhan kota Pompeii. Sementara di Roma sendiri dipakai sebagai alat propaganda untuk mendiskreditkan pemeluk kristen yang pada zaman itu dilarang kaisar.
Perkembangan kesenian di zaman Mesir kuno juga memperlihatkan aktivitas melukis di dinding-dinding piramida. Lukisan ini mengkomunikasikan alam lain yang ditemui seorang pharaoh (Firaun) setelah dimumikan.
Kegiatan grafiti sebagai sarana menunjukkan ketidak puasan baru dimulai pada zaman Romawi dengan bukti adanya lukisan sindiran terhadap pemerintahan di dinding-dinding bangunan. Lukisan ini ditemukan di reruntuhan kota Pompeii. Sementara di Roma sendiri dipakai sebagai alat propaganda untuk mendiskreditkan pemeluk kristen yang pada zaman itu dilarang kaisar.
Grafiti di Pompeii. Grafiti ini mengandung tulisan rakyat yang menggunakan bahasa Latin Rakyat dan bukan bahasa Latin Klasik.
Langganan:
Postingan (Atom)